Selasa, 20 Desember 2016

Anggap Lebih Mudah, Pilih Jadi TKI Ilegal

Anggap Lebih Mudah, Pilih Jadi TKI Ilegal

Banyak warga Bangkalan yang memilih bekerja di luar negeri. Namun, rata-rata dari mereka memilih menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal. Lantaran jalur resmi dianggap sulit.
Salah satu contoh seperti yang diungkapkan oleh Zainal Abidin, 27. Warga Desa Kebun Kecamatan Kamal, Bangkalan itu lebih memilih jalur tidak resmi saat menjadi TKI di Malaysia. Sebab, menurutnya, jalur ilegal jauh lebih mudah dibandingkan dengan lewat pemerintah.
”Lewat tekong. Sebulan biasanya langsung diberangkatkan. Lebih cepat prosesnya untuk bisa bekerja,” ucap pria yang sudah berhenti jadi TKI pada 2013, Senin (19/12).
Namun demikian, lanjut Zainal, rasa waswas menjadi TKI ilegal selalu menghampirinya. Itu dikarenakan banyak TKI yang ditangkap polisi setempat. ”Kalau ada petugas ya sembunyi. Takut ketahuan,” kata Zainal.
Terpisah, Kabid Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Bangkalan Takdir Mulyanto tak menampik jika banyak warganya memilih jalur ilegal.
Itu dapat dilihat dari data TKI resmi yang masuk ke dinsosnakertrans. Berdasarkan data jumlah TKI 2016, yang melapor hanya 35 orang. Rinciannya, 17 laki-laki dan 18 perempuan.
”Para TKI ini tersebar di lima negara. Ada yang di Malaysia, Singapura, Hongkong, Korea, dan Taiwan. Kemungkinan yang ilegal lebih banyak,” jelasnya.
Dia menegaskan, lambannya pemberangkatan calon TKI bukan karena pelayanan di dinsosnakertrans. Tapi, peluang pekerjaan yang masih harus menunggu dari perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. ”Kami hanya memfasilitasi dan merekomendasikan. Urusan pemberangkatan TKI, menyesuaikan dari perusahaan,” pungkasnya.
Banyaknya warga yang memilih jalur ilegal dibenarkan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan Hosyan Muhammad. Dia mengatakan, jalur itu dipilih karena calon TKI ingin cepat bekerja. Sementara pengurusan izin dan kelengkapan administrasi dianggap terlalu lama.
”Kalau ilegal kan cukup bilang ke tekong. Kalau lewat pemerintah masih mengurus ini dan itu, lama,” ungkapnya.
Walaupun demikian, Hosyan tetap tidak membenarkan cara TKI yang menggunakan jalur ilegal. Sebab menurutnya, saran pemerintah untuk mengurus izin itu agar calon TKI mendapat perlindungan saat bekerja di luar negeri.
”Demi kebaikan para calon TKI harusnya lewat jalur resmi. Jadi saat di luar negeri tidak diburu polisi karena ilegal,” ucap pria yang biasa mengenakan kopiah hitam ini. 
sumber : http://radarmadura.jawapos.com

BACA JUGA :
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Anggap Lebih Mudah, Pilih Jadi TKI Ilegal

1 komentar:

  1. Assalamu alaikum warohmatullahi wabarakatu.
    Saya ingin berbagi cerita siapa tau bermanfaat kepada anda bahwa saya ini seorang TKI dari johor bahru (malaysia) dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar bpk hilary joseph yg dari hongkong tentan MBAH WIRANG yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya saya juga mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomer toto 6D dr hasil ritual beliau. dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus dan menang RM.457.000 Ringgit selama 3X putaran beliau membantu saya dan beliau juga membantu untuk melariskan usaha/dagangan saya, saya tidak menyanka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan ini semua berkat bantuan MBAH WIRANG,saya yang dulunya bukan siapa-siapa bahkan saya juga selalu dihina orang dan alhamdulillah kini sekarang saya sudah punya segalanya,itu semua atas bantuan beliau.Saya sangat berterimakasih banyak kepada MBAH WIRANG atas bantuan nomer togel Nya. Bagi anda yg butuh nomer togel mulai (3D/4D/5D/6D) atau anda yg punya usaha ingin melancarkan usaha anda jangan ragu atau maluh segera hubungi MBAH WIRANG di hendpone (+6282346667564) & (082346667564) insya allah beliau akan membantu anda seperti saya...





    BalasHapus