Serah terima jabatan (sertijab) camat di Kecamatan Blega Rabu (25/1) tidak seperti biasanya. Rangkaian acara yang kelihatan khidmat itu tak berjalan sesuai dengan rencana. Sertijab antara camat yang lama yakni Anang Yulianto kepada camat yang baru, Lanang Bara Muslim gagal.
Gagalnya sertijab itu dipicu oleh sejumlah Kades dan masyarakat Blega yang tidak mengizinkan Anang Yulianto pindah ke tempat tugas yang baru. Alasannya, Anang sudah dianggap banyak memberikan kemajuan di Kecamatan Blega. Salah satunya, pelaksanaan pilkades yang aman dan damai.
Tidak hanya itu, penolakan camat untuk pindah juga dilakukan oleh kepala desa se-Kecamatan Modung. Lanang Bara Muslim yang sebelumnya jadi camat di Kecamatan Modung tidak diizinkan mengisi posisi baru sebagai camat di Kecamatan Blega.
Kades Rosep, Kecamatan Blega, Munawar mengatakan, meski Anang baru menjabat sejak Maret 2016, tapi telah berhasil menjalankan tugas dengan baik. Sistem pemerintahan yang dibangun ditingkat desa dan kecamatan terkordinasi dengan baik. ”Masa jabat Pak Anang di Blega terlalu singkat,” terangnya.
Dia mengungkapkan, sebelum Anang menjabat di Kecamatan Blega, ada kubu-kubu antar-Kades. Hal itu membuat dinamika politik tingkat desa tidak setabil. Namun semenjak Anang bertugas di Blega, semua Kades bisa kompak.
Hal senada disampaikan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Blega Bustomi. Dia menyayangkan perpindahan Anang. Sebab, dinilai telah sukses membuat pemerintahan di Kecamatan Blega stabil. ”Kami sangat menginginkan Pak Anang tetap di sini,” terangnya.
Pria yang juga menjabat Kades Karangnangka itu mengungkapkan, 19 Kades menolak sertijab camat Blega. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Bupati Bangkalan Muh. Makmun Ibnu Fuad untuk mempertahankan Anang.
”Dalam waktu dekat semua kepala desa akan berkoordinasi dengan Pak Bupati. Supaya Pak Anang tetap berada di Blega,” jelasnya.
Camat Blega yang lama, Anang Yulianto, mengatakan, tidak bisa menuruti permintaan semua Kades. Sebab, sebagai aparatur sipil negara (ASN) tidak bisa menolak kebijakan kepala daerah. ”Kami tetap profesional dalam menjalankan tugas,” terangnya.
Sementara itu, camat Blega yang baru, Lanang Bara Muslim, mengatakan, tidak mempermasalahkan semua Kades yang menginginkan camat Blega, yakni Anang. Menurutnya, alasan itu manusiawi. Sebab, sudah terjalin ikatan emosional yang baik.
Maka dari itu, pihaknya akan langsung bekerja menjalankan roda pemerintahan di Blega dengan baik. Selain itu, pihaknya akan melanjutkan program kerja yang dijabat camat sebelumnya.
”Pasti saya lanjutkan program Pak Anang,” pungkasnya. Perlu diketahui, camat Blega yang lama, Anang yulianto, dipindahtugaskan menjadi camat Arosbaya. Sementara camat Blega yang baru, Lanang Bara Muslim, sebelumnya adalah camat Modung.
sumber : http://radarmadura.jawapos.com/
BACA JUGA :


0 komentar:
Posting Komentar