BANGKALAN – Pengerjaan proyek jalan, paving, dan pemasangan beton saluran air (u-gutter) di rest area di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu Sisi Madura (KKJSM) disorot. Itu lantaran proyek yang menelan dana APBN Rp 7,3 miliar itu sudah mulai rusak. Padahal pembangunannya selesai akhir 2016 lalu.
Badan Pengembanagan Wilayah Suramadu (BPWS) menyediakan pagu anggaran Rp 8.098.000.000 untuk proyek tersebut. Kemudian, PT Putra Perkasa Cipta Abadi menjadi pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp 7.351.181.000.
Panjang pembangunan jalan dan aspal di rest area KKJSM sisi barat sekitar 900 meter. Selain itu juga ada pemasangan beton saluran air (u-gutter) dan pemasangan paving.
Kerusakan proyek terjadi pada pemasangan paving yang sekarang tidak merata dan begelombang. Sementara untuk jalan beraspal tidak rusak. Sayangnya, rekanan tidak melakukan perbaikan pada masa pemeliharaan hingga Rabu (10/5).
Sekretaris Komisi C DPRD Bangkalan Mat Hari mengaku kecewa kepada pihak rekanan karena proyek di rest area KKJSM tidak dikerjakan dengan maksimal. Padahal anggarannya besar.
Dia mengaku heran, baru lima bulan, proyek tersebut sudah mulai rusak. ”Apalagi sampai satu tahun, dua tahun atau tiga tahun, sudah pasti banyak kerusakan,” tudingnya.
Mat Hari mendesak BPWS untuk berkoordinasi dengan pihak rekanan. Dengan demikian, kerusakan proyek cepat diperbaiki. Sebab saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Perbaikan kerusakan menjadi tanggung jawab rekanan.
Jika tidak diperbaiki, kata Mat Hari, kerusakan proyek tersebut bisa menjadi temuan dalam Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat melakukan audit nanti.
”Kalau ada kerusakan pada proyek itu, kemudian tidak diperbaiki, kami yakin pasti jadi temuan dalam audit BPK,” ucapnya.
Sayangnya, Humas BPWS Faisal Yasir Arifin enggan memberikan komentar terkait kerusakan proyek di rest area senilai Rp 7.351.181.000 itu. Disinggung kapan akan dilakukan perbaikan, lagi-lagi yang bersangkutan memilih irit bicara. ”Saya no comment,” ucapnya singkat. Manajer PT Putra Perkasa Cipta Abadi Arif Setia Budi belum bisa diminta tanggapan terkait upaya perbaikan akan dilakukan.
Sumber : http://radarmadura.jawapos.com
BACA JUGA :


0 komentar:
Posting Komentar