SUMENEP – Suara benturan keras mengoyak ketenangan warga Desa/Kecamatan Batuan, Sumenep, Kamis malam (25/5). Mobil Jazz L 1226 KD menghantam toko bangunan pukul 22.00. Kendaraan itu ditumpangi keluarga dokter. Seorang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sebelum kejadian, mobil tersebut melaju dari barat menuju Kota Sumenep. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengemudi kurang konsentrasi. Sehingga, tidak bisa menguasai laju kendaraan.
Mobil tersebut disopiri Febrina Dwi Hariani. Selain perempuan yang berprofesi sebagai dokter itu, ada Anggana Putri Trihariyani,14; Hariyono, 62 (ayah sopir); dan Masroin, 58 ibu sopir). Mereka beralamat di Jalan Angkasa Nomor 2, Perum Satelit, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep.
Sampai di lokasi kejadian, mobil melaju semakin ke tepi. Byarr! Mobil menyeruduk toko bangunan di kanan jalan sebelum jembatan. Akibatnya, si sopir kritis dan dilarikan ke rumah sakit. Dia mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh.
Hariyono juga kritis. Sementara nyawa Masroin tidak bisa diselamatkan. Sedangkan Anggana Putri Trihariyani tidak mengalami luka apa pun. Dua korban kritis menjalani perawatan intensif di RSUD dr H Moh. Anwar.
Anwari, 38, malam itu dia kaget mendengar suara benturan cukup keras. Warga sekitar lokasi kejadian itu mengaku, setelah didekati ternyata ada kecelakaan. Saat itu, para korban nyaris tidak bersuara. Hanya satu yang sadarkan diri.
Melihat para korban kritis, warga bergegas menolong. ”Kejadiannya sangat cepat. Sepertinya kendaraannya cukup kencang. Satu di antara penumpang lain langsung meninggal di lokasi,” ucapnya.
Pasca kejadian, polisi langsung melakukan olah TKP. Pihak kepolisian pun menduga pengemudi kendaraan mengantuk saat berkendara. Akibatnya, konsentrasi buyar dan mobil menabrak toko bangunan di selatan jalan.
Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Suwardi menduga kecelakaan itu karena sopir mengantuk. Kendaraan berjalan dengan kecepatan sedang. ”Kondisi mobil melintas ke arah kanan dan menabrak,” katanya.
Pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dikhawatirkan ada kendaraan lain yang menjadi penyebab kecelakaan. Sementara ini polisi sudah meminta keterangan dari berbagai sumber. Sementara pihak korban belum bisa dimintai keterangan.
Akibat kejadian tersebut kendaraan korban mengalami rusak parah di bagian depan. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 15 juta.
Sumber : http://radarmadura.jawapos.com
BACA JUGA :

0 komentar:
Posting Komentar