Jumat, 12 Mei 2017

Hunuskan Pisau, Begal Rampas Motor Mahasiswi UTM

Hunuskan Pisau, Begal Rampas Motor Mahasiswi UTM

BANGKALAN – Kashauti R.D tak berkutik saat sebilah pisau ditodongkan ke lehernya. Warga Kelurahan Mulyorejo Utara, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, itu menjadi korban tindak kejahatan Rabu (10/5). Dengan terpaksa dia menyerahkan motor yang dikendarai kepada pelaku begal.
Sekitar pukul 09.00 Kashauti berangkat dari rumah menuju kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengendarai motor Yamaha Xeon L 5728 FZ. Mahasiswa Prodi Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Pendidikan itu melintas di Jembatan Suramadu.
Selepas dari akses Suramadu dia merasa ada yang membuntuti. Mahasiswi semester enam itu pun semakin menambah laju sepeda motornya. Namun, dua orang dengan di atas satu motor di belakang terus membuntuti.
Setiba di Jalan Raya Desa Pendabah, Kecamatan Kamal, tiba-tiba kedua pelaku memepet. Kashauti menghentikan laju kendaraan. Seketika itu pula, perempuan 21 tahun itu mencabut kunci motornya. Kasus tersebut terjadi pukul 10.30.
Namun, satu pelaku mengancam korban dengan pisau yang ditodongkan ke leher korban. Tanpa pikir panjang korban menyerahkan kunci motornya itu kepada pelaku. Setelah itu pelaku melarikan diri ke arah timur membawa motor korban.
Sementara korban hanya bisa berteriak minta tolong. Namun tidak ada warga yang mengetahui. Sebab lokasi tersebut merupakan ladang dan persawahan, jauh dari permukiman penduduk.
Tak berselang lama ada sebuah mobil melintas dari arah timur ke barat. Korban dibantu sopir tesebut menuju kampusnya. Lalu, korban menghubungi keluarga di rumah memberitahukan aksi begal yang dialami.
Setelah itu, kakak korban menjemput adiknya dan langsung melaporkan aksi begal tersebut ke Polsek Kamal. ”Untungnya anak saya tidak dilukai oleh pelaku,” terang ibu korban, Sukarya, 46.
Sukarya mengatakan, akibat peristiwa begal itu membuat anaknya trauma. Anaknya berniat untuk berhenti kuliah. ”Anak saya trauma dan minta untuk berhenti kuliah. Saya tambah bingung kalau kayak gini,” ucapnya kepada koran ini melalui sambungan telepon.
Dia meminta kepolisan mengungkap pelaku. Dengan begitu, pelaku yang telah menggasak motor anaknya bisa ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. ”Mudah-mudahan polisi bisa menangkap pelaku,” harapnya.
Kasatreskim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo mengatakan, pihaknya masih berusaha memburu pelaku. Selain itu juga mengumpulkan keterangan untuk mengetahui ciri-ciri pelaku. ”Akan kami kembangkan,” katanya.
Sumber : http://radarmadura.jawapos.com

BACA JUGA :
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Hunuskan Pisau, Begal Rampas Motor Mahasiswi UTM

0 komentar:

Posting Komentar