SUMENEP - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Manding kemarin pagi (10/5). Seorang guru sukwan meninggal di lokasi kejadian usai terjadi tabrakan. Korban yang diketahui bernama Mahrus, 24, warga Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, itu bertabrakan dengan seorang pegawai bank daerah.
Korban mengalami luka serius di bagian kepala. Diduga, kepala korban pecah akibat terlindas salah satu ban kendaraan milik pegawai bank. Identitas pegawai BPRS Bhakti Sumekar itu diketahui bernama Maulidi.
Mahrus mengendarai sepeda motor M 6235 VT cukup kencang dari selatan. Di lokasi kejadian korban berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun nahas, kendaraan korban menyenggol kendaraan lain hingga dia terjatuh.
Pada waktu bersamaan, melaju Maulidi dari selatan mengendarai motor M 4285 WC. Akibat jarak yang terlalu dekat dengan kecepatan cukup tinggi, dia tidak bisa menghindar dari korban yang terjatuh. Diduga kuat, badan korban terlindas di bagian kepala.
”Kepala korban seperti terlindas. Banyak darah yang keluar dari kepalanya. Korban meninggal sebelum ditabrak sepeda motor,” ungkap Mahmudi, 37, yang berada di lokasi kejadian.
Dia menuturkan, saat kejadian kondisi jalan licin karena gerimis. Warga setempat berdatangan. Korban dipastikan meninggal di lokasi kejadian. Sementara pengendara dari utara langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.
Beberapa saat kemudian, pihak kepolisian mendatangi lokasi. Warga setempat pun segera membantu proses evakuasi korban ke mobil yang didatangkan polisi.
Kapolres Sumenep AKBP Joseph Ananta Pinora yang diwakili Kasubbaghumas Polres AKP Suwardi membenarkan kejadian tersebut. Korban dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Korban meninggal akibat tertabrak sepeda motor setelah jatuh.
”Korban kehilangan kendali. Sebab, kondisi jalan licin akhirnya ditabraklah korban yang sudah dalam kondisi terjatuh,” ungkapnya. Polisi terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi di lokasi. Selain itu, petugas mengamankan beberapa barang bukti di lokasi kejadian.
Sumber : http://radarmadura.jawapos.com
BACA JUGA :


0 komentar:
Posting Komentar