BANGKALAN - Proyek hotmix jalan kabupaten perlu dikerjakan dengan serius dan berkualitas. Sebab, selama ini, hasil pembangunan atau perbaikan jalan tidak bertahan lama. Seperti Jalan KH Moh. Kholil yang tahun ini dianggarkan Rp 3,2 miliar. Jalan tersebut sudah rusak, padahal tiga tahun lalu diperbaiki. Mestinya jalan kabupaten itu tidak rusak selama lima tahun.
Kabid Bina Marga Dinas PU dan Tata Ruang Bangkalan Yudistiro mengatakan, proyek Jalan KH Moh. Kholil senilai Rp 3,2 miliar kini dalam tahap lelang dan belum ada rekanan pemenang. Menurut dia, kerusakan jalan itu bukan murni karena kualitas jelek. Tapi juga lantaran sering dilewati kendaraan bermuatan berat.
Bentuk kerusakan saat ini yaitu aspal mengelupas. Ada juga beberapa lubang kecil di jalan tersebut. ”Kami berharap pelaksanaan pekerjaan nanti sesuai spesifikasi dalam kontrak,” katanya. Rekanan tidak boleh mengabaikan kualitas. Apalagi spesifikasi teknis kontrak sudah melalui kajian konsultan perencana.
Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir membenarkan Jalan KH Moh. Kholil tahun ini bakal diperbaiki dengan dana Rp 3,2 miliar. Dia meminta dinas PU dan tata ruang tidak lengah memberikan pengawasan. ”Kami sewaktu-waktu juga melakukan pengawasan. Tapi, pengawasan kami lebih ke yang kasatmata. Jadi yang kami lihat luarnya saja,” ujar dia.
Dia mendesak dinas tegas dalam menentukan rekanan pemenang lelang proyek perbaikan Jalan KH Moh. Kholil. ”Rekanan-rekanan nakal tidak perlu dipelihara. Condonglah kepada rekanan yang hasil pekerjaannya bagus,” pungkas Musawwir.
Sumber : http://radarmadura.jawapos.com
BACA JUGA :

0 komentar:
Posting Komentar