Jumat, 09 Juni 2017

Perbolehkan Gunakan Dana BOS Untuk Adiwiyata

Perbolehkan Gunakan Dana BOS Untuk Adiwiyata

SUMENEP – Disdik Sumenep belum menyediakan anggaran untuk menjaga lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan indah. Karena itu, sekolah diperbolehkan menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk kepentingan penilaian Adiwiyata.
”Disdik meminta kepala sekolah mempersiapkan Adiwiyata semaksimal mungkin.” kata Kabid Pembinaan SMP Disdik Sumenep Moh. Iksan Rabu (7/6).
Menurut dia, disdik mengupayakan, keperluan sekolah Adiwiyata dianggarkan melalui dana alokasi khusus (DAK). Minimal, setiap sekolah mendapat Rp 90 juta. Jika tidak bisa, akan diupayakan pada anggaran tahun depan.
Di Sumenep sudah ada beberapa SMP berstatus Adiwiyata. Baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Pihaknya bersama instansi terkait akan menambah sekolah Adiwiyata.
”Begitu juga mengenai fasilitasnya seperti apa. Tahun ini saya tidak tahu karena baru menjabat, ” paparnya.
Pihaknya juga akan memotivasi kepala sekolah agar mengikuti seleksi Adiwiyata. Nantinya, disdik bakal menambahkan fasilitas pendukung yang lain.
”Setelah tingkat kabupaten, pemenangnya dilombakan di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.
Kabid Pembinaan SD Disdik Sumenep Fajarisman menjelaskan, ada beberapa kriteria yang bisa dinilai sebagai sekolah Adiwiyata. Di antaranya, mengenai sarpras, keindahan, kerapian, kebersihan, termasuk penempatan bak sampah..
”Harapannya, sekolah bisa menjaga lingkungan sehingga anak-anak betah ketika belajar,” ucapnya.
Fajar mengaku lembaganya tidak memiliki anggaran untuk sekolah Adiwiyata. Sebab, sudah dianggarkan di dinas lingkungan hidup (DLH). Disdik hanya menyiapkan dan memotivasi sekolah agar berstatus Adiwiyata.
”Kewenangan disdik, menyiapkan perangkat lingkungan sekolah supaya memiliki kriteria sekolah Adiwiyata,” jelasnya.
Di Pemeksan, disdik juga tidak memiliki anggaran khusus untuk meningkatkan sekolah Adiwiyata. Tetapi, menurut Kepala Disdik Pamekasan Moch. Tarsun, pihaknya senantiasa memprioritaskan bantuan bagi sekolah-sekolah Adiwiyata. Misalnya, pembangunan sarana-prasarana, rehab ruang, dan fasilitas pendukung lainnya.
”Tapi diarahkan agar sekolah Adiwiyata yang akan maju di tingkat provinsi dan nasional mendapat prioritas bantuan,” jelas Tarsun.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pamekasan Ismail mengaku siap membantu instansi terkait untuk meninggatkan anggaran sekolah Adiwiyata. Dengan catatan, dinas tersebut benar-benar konsisten mewujudkan Pamekasan sebagai kabupaten Adiwiyata. ”Kami siap untuk menganggarkan di PAK atau di APBD 2018,” janjinya.
Sumber : http://radarmadura.jawapos.com

BACA JUGA :
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Perbolehkan Gunakan Dana BOS Untuk Adiwiyata

0 komentar:

Posting Komentar